Blog Alidaya

Panduan praktis mengelola bisnis outsourcing di Indonesia — dari penggajian dan tagihan client sampai kepatuhan PKWT, BPJS, dan operasi lapangan.

Operasional Outsourcing

Menghitung management fee yang masuk akal untuk outsourcing

Fee outsourcing yang ditawar terlalu tipis tidak pernah benar-benar hilang. Ia muncul lagi sebagai layanan yang turun kualitasnya.

HRIS

Menjaga riwayat kerja tetap utuh saat karyawan pindah client

Saat tenaga kerja outsourcing pindah penempatan, data yang salah dipisah bisa memutus masa kerja dan riwayat kinerjanya. Ini yang harus ikut orangnya, dan yang harus tinggal di penempatan lama.

Sistem HR

Alidaya: aplikasi HR yang dipakai perusahaan outsourcing, dan isinya

Alidaya adalah HRIS untuk perusahaan outsourcing, dibangun dari asumsi bahwa satu tenaga kerja bisa ditempatkan di banyak client sekaligus, bukan cuma satu pemberi kerja.

Kepatuhan

Aturan alih daya berubah: yang harus disiapkan penyedia tenaga kerja

Permenaker 7/2026 soal alih daya berlaku 30 April 2026, masa transisi dua tahun. Catatan operasional yang harus rapi sebelum aturan lengkap terbit.

HRIS

Ketika puluhan PKWT jatuh tempo di bulan yang sama

Kontrak yang ditandatangani bersamaan akan berakhir bersamaan. Ini konsekuensinya untuk perpanjangan, kompensasi, dan apa yang harus dipantau perusahaan outsourcing.

Hubungan Client

Laporan Bulanan untuk Client Outsourcing: Yang Benar-Benar Mereka Periksa

Sebagian besar laporan bulanan vendor outsourcing tebal tapi tidak menjawab pertanyaan client. Berikut isi laporan yang menentukan kontrak diperpanjang, dan cara menyusunnya tanpa kerja manual tiap bulan.

Manajemen SDM

Turnover Tenaga Kerja Outsourcing: Cara Mengukurnya Sebelum Mencoba Menurunkannya

Turnover tinggi di perusahaan outsourcing sering ditangani dengan menambah rekrutmen, bukan dengan mencari penyebabnya. Berikut cara mengukur turnover per lokasi dan sinyal yang biasanya muncul lebih dulu.

HRIS

Menerima ratusan tenaga kerja sekaligus saat menang tender

Saat tender baru mewajibkan penerimaan ratusan tenaga kerja dalam dua minggu, urutan kerja yang biasa dipakai untuk lima orang sebulan akan patah. Ini bagian mana yang patah lebih dulu.

Kepatuhan

Audit Kepatuhan dari Client: Dokumen yang Diminta dan Cara Menyiapkannya

Client besar mengaudit vendor tenaga kerjanya, sering dengan pemberitahuan singkat. Berikut dokumen yang biasa diminta, temuan yang paling sering muncul, dan cara menyiapkannya tanpa kerja lembur seminggu penuh.

Manajemen Kontrak

Takeover Karyawan Saat Client Ganti Vendor Outsourcing: Yang Harus Disiapkan

Ketika sebuah client memindahkan penempatan ke vendor lain, ratusan karyawan berpindah administrasi dalam hitungan hari. Berikut data, dokumen, dan urutan kerja yang menentukan takeover berjalan mulus atau berantakan.

Operasi Lapangan

Absensi Tenaga Kerja Lapangan: Masalah Sinyal, Titipan, dan Bukti Kehadiran

Tenaga kerja outsourcing bekerja di gudang, basement, dan lokasi terpencil yang tidak bersahabat dengan absensi daring. Berikut cara kehadiran tetap tercatat dan tetap bisa dipercaya.

Sistem HR

Cara Memilih Sistem HRIS untuk Perusahaan Outsourcing

Sebagian besar sistem HRIS dibangun untuk perusahaan yang mempekerjakan karyawannya sendiri. Panduan ini menjelaskan tujuh hal yang wajib diuji sebelum membeli, khusus untuk bisnis alih daya.

Kepatuhan

PKWT, BPJS, dan THR: Kewajiban Administratif Perusahaan Outsourcing

Tiga kewajiban yang paling sering menimbulkan sengketa di bisnis alih daya, dan pencatatan seperti apa yang membuat ketiganya bisa dibuktikan saat diperiksa.

Penggajian

Payroll Outsourcing: Menyatukan Gaji Tenaga Kerja, Tagihan Client, dan Management Fee

Di bisnis alih daya, satu periode gaji menghasilkan dua dokumen keuangan yang harus cocok: pembayaran ke tenaga kerja dan tagihan ke client. Berikut cara keduanya dihitung dan kenapa selisih terus muncul saat dikerjakan terpisah.